Saya Bertanya Kepada Bapak Presiden Dan Kapolri, Kapan Kaum Jomblo Bebas Dari Belenggu?

Saya Bertanya Kepada Bapak Presiden Dan Kapolri, Kapan Kaum Jomblo Bebas Dari Belenggu?
01:19 February, 09, 2017 . by daniari saputra

Sampai saat ini jomblo  masih melekat di kehidupan, entah sampai kapan akan berakhir penderitaan ini. Mungkin kalau ada penghargaan mengenai jomblo, pasti sudah mendapat gelar “jomblo abadi”. Terus yang patut disalahin atas gelar tersebut siapa? Teman, pak guru, bu guru, ibu, ayah atau sendok garpu. Tapi dari semua itu yang patut disalahin yakni Presiden dan Kapolri, karena mereka sebagai pemimpin dan pengayom masyarakat yang tugasnya untuk menyerap aspirasi rakyat.

Yang pertama adalah Presiden, bapak presiden yang saya hormati apakah panjenengan tahu kalau efek jomblo bisa berakibat fatal terhadap perekonomian bangsa indonesia ini. karena bahaya laten jomblo abadi ini bisa membuat manusia tidak bersemangat dalam hal apapun itu, misalnya bekerja, belajar, berolahraga dan lain sebagainya. Coba bapak presiden bayangkan kalau semua “rakyatmu” ini berstatus jomblo, semua kegiatan bakalan akan tertunda dan roda perekonomian tidak berjalan dengan efektif. Bapak tidak mau kan kalau hutang negara akan semakin meningkat?. Oleh sebab itu pak, segera bentuk kementerian pencarian jodoh ( kemendoh ).

Yang kedua adalah Kapolri , tentu tugas polisi adalah sebagai pelindung, pengayom dan pelayanan masyarakat. Nah, bapak kapolri sebagai pemimpin polisi republik ini seharusnya memperintahkan anak buahnya untuk terjun ke masyarakat dan mencarikan jodoh buat mereka. Bapak enggak  mau kan kasus bunuh diri semakin meningkat karena fakor ke jombloan yang kedaluwarsa semakin tinggi. Oh iya pak, titip pesan  kalau bisa yang turun itu para polwan imut-imut yang hobynya selfie di berbagai media sosial.

Semoga aspirasi dari rakyatmu ini di dengar oleh kalian berdua, dan berharap segala problem jomblo di negeri ini bisa diatasi dengan sebaik-baiknya. Sebelum ku akhiri tulisan ini, ijinkan saya mencurahkannya di twitter “ Ya allah, Tuhan YME. Negara kok jadi begini. Juru jodoh dan penyebar jomblo berkuasa & merajalela. Kapan rakyat jomblo yang lemah menang ?"

Sekian dan terima kasih.....

Anda harus daftar/login Terlebih dahulu untuk memberikan komentar disini